setelah berulang kali menyiksa para TKW kita, setelah menyiksa wasit karate kita, setelah mengambil sipadan dan ligitan, setelah mengklaim angklung sebagai kesenian malingsia, setelah mengklaim wayang kulit sebagai budaya mereka, setelah mengklaim batik sebagai budaya mereka, setelah mengklaim lagu rasa sayange. sekarang malingsia berulah lagi, dalam situs kementrian malingsia mereka mempromosikan kesenian yang menurut mereka bernama barongan, yang menggambarkan kisah nabi sulaiman yang bercakap2 dengan hewan. tapi yang terlihat adalah bentuk dari reog itu adalah mirip atau malah bisa dibilang sama.

sementara itu di ponorogo sekarang sedang ramai menentang klaim itu. kepala dinas seni budaya mengatakan klo dadak merak reog itu buatan indonesia, dibuat pengrajin ponorogo (hahahaha…. sukurin).dan juga bupati ponorogo saat ini sedang menyelidiki kasus klaim ini karena pemerintah daerah ponorogo sudah mematenkan reog ponorogo, sehingga klo malingsia mau klaim mereka akan menempuh jalur hukum.
sebenarnya apa sih yang dipikirin sama pemerintah malingsia itu? mungkin mereka memang gak punya budaya untuk dilestarikan, sampe2 harus main klaim budaya orang lain.
ayolah, katanya anda adalah negara muslim tapi kok gak jujur sih… .apa susahnya bilang klo reog itu milik indonesia.








November 24, 2007 pukul 5:46 am
Ganyang Malingsia!!!
Ganyang Malingsia!!!
Ganyang Malingsia!!!
November 25, 2007 pukul 4:39 am
Waduh boy pusing aq dinegara kita ini kok apa2 dicuri, negara tetangga kita yang satu ini emang g ada kapoknya, jaman dulu pulau dicuri sekarang segala reog diklaim punyaknya, ini menunjukkan klo mereka tu g punya malu dan martabat. tapi lebih malu2in dan g bermatabat lagi kita, dah diwarisi ama ibu pertiwi seabrek warisan seni budaya tapi g dijaga, dikasih merdunya lagu rasa sayange ditinggalin pindah ke beyonce. aq bingung sbenarnya mana yang bajingan mereka yang maling budaya kita ato kita yang acuh plus lupa ama budaya ibu pertiwi. ini pertanyaan yang musti wajib kudu fardu dijawab oleh seluruh rakyat indonesia “SUDAH PANTASKAH KITA MARAH SAAT MEREKA MENGAMBIL BARANG YANG SUDAH LAMA KITA BUANG DAN LUPAKAN ?”.
November 26, 2007 pukul 4:07 am
@ki_panjikusmin:
mungkin ini saatnya bangsa dan rakyat kita introspeksi diri men. bahwa kita ternyata punya budaya yang tinggi banget sampe2 bangsa laen mau klaim. paling tidak dari kasus ini kita dpt ambil hikmah bahwa, orang2 akan kembali mencintai dan menjaga budayanya, trus ternyata bangsa ini masih punya rasa nasionalisme yang tinggi (g tau pejabat2nya.heheheh… .). gimana misi sampeyan untuk memasyarakatkan lagi budaya kita (halah… .)?
November 29, 2007 pukul 4:18 am
jika dipikir mang orang-orang pemerintahan indonesia tu orang terbejat didunia dan akhirat kok,maunya makan gaji yang tinggi, eh mempertahankan kekayaan ibu pertiwi ja kagak becus,apa kemarin play groupnya g lulus ya?bos yang perlu dirubah adalah pola pikir kita dan sistem yang ada pada pemerintahan kita, ini pr kita bersama bos!
November 30, 2007 pukul 8:08 am
sudah saatnya kamu terbangun, sudah waktunya kamu terjaga, sudah masanya kamu tersadar “KEMBALI KEASAL INDONESIA SAJA” ini pesan ku untukmu ( dikutip dari pidato ibu pertiwi kepada 250juta rakyat nusantara)
Desember 1, 2007 pukul 4:56 am
@ bang muna:
saya sepakat bang klo sebagian besar orang2 pemerintah indonesia tu bejat. tapi gak tau klo terbejat di dunia, apalagi di akhirat. sepakat! pola pikir kita harus dirubah. kita harus kembali lagi kepada budaya bangsa kita, khususnya yang muda2. janganlah berkiblat ke luar negri terus. dan sistem memang harus dirubah. sistem ini tetap warisan orba yang cuma direnovasi sedikit disana dan disini. ya, ini pe-er kita bersama
@ki_panjikusmi:
YA… . INDONESIA SAJA!!!
April 30, 2008 pukul 6:43 am
Apa orang malaysia itu tidak MALU , main nyolong budaya negri orang segala. Apa di malaysia tidak punya BUDAYA yang bagus dan yang lain dengan budaya orang indonesia. Kalau di pikir2 orang indonesia memang hebat punya budaya yang bagus. jadi orang yang kreatif donx jangan main nyolong budaya bangsa lain. kalau di bilang plagiat budaya itu memang pantas buat malaysia. JAYA TERUS INDONESIA…………………………………………
April 19, 2009 pukul 4:48 pm
memangnya jawabukan maling?
budaya hindu india dibilang dari jawa,cerita mahabarata diklaim budaya jawa bahkan arjuna yang lahir di india gak pernah ke indon diakui orang jawa
yang orang jawa itu cuma si cepot yang hidungnya pesek mukanya jelek bertubuh kerdil sama dengan orang jawa.
kalo biasa jadi maling terus kemalingan jawa kebakaran jenggot.mana ada jawa jengotan?!
terus jingkrak dengarkan wahai jawa bodoh.tarian merak yang kau klaim budayamu berasal dari india.belajar lagi.periksa lagi.jangan asal nyolong terus merasa memiliki.
Juni 10, 2009 pukul 11:52 am
wah ini ms…
ditambah kasus manohara (yg terus di ikuti oleh ibu sy d acara gosip), ditambah lagi ambalat..
seumpama saya jd presiden…perang sudah!!
Juli 24, 2009 pukul 9:24 am
q sbl bngt ms’ kebudaya’an qt sndr dicuri orang lain
Agustus 23, 2009 pukul 4:18 am
kok diarani nyolong?kawet aku cilik , ndino2 aku weruh binatang/methi iki…
Agustus 25, 2009 pukul 4:28 am
Malaysia tu memng keterlaluan, sebenarnya apasih mau kalian?????mungking bentar lagi tanah air kami kalian ambi??? pa memng mau merebut kemerdekaan bangsa kami????? tpi kami takkan tinggal diam, KAMI BANGSA INDONESIA AKAN MEMPERJUANGKAN TANAH AIR DAN BUDAYA KAMI????? Wahai GENERASI PENERUS SELAMATKAN TANAH AIR KITA JUGA BUDAYA KITA. SELAMATKAN INDONESIA JANGAN BIARKAN MEREKA MEREBUT TANAH AIR INDONESIA.
Agustus 29, 2009 pukul 2:38 pm
malysia itu nggak bisa hidup kalo nggak nyuri (maengsiak
September 2, 2009 pukul 6:54 am
HEh ngaku ngaku budaya sire wani tah sire klan kite. kite ki wong banten.!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
September 2, 2009 pukul 7:01 am
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa`
September 3, 2009 pukul 1:27 pm
Huft dasar malaysia gag kreatif gag bsa ngebuat budaya yg bgz bsa’a cuma ngambil budaya pu’a bangsa q