saya tertarik dengan beliau ini ketika beliau menjadi profil di jawa pos. waktu itu dia masuk menjadi 100 intelektual dunia. wah, ada juga orang indonesia yang menarik perhatian dunia, pikir saya. lalu saya mulai mencari2 di google. setelah membaca profil dan bebagai wawancaranya saya kok jadi jatuh cinta sama orang ini.
pada umur 30an dia sudah menjadi rektor termuda, dan di pundaknya tesimpan cita2 besar alm. cak nur untuk universitas paramadina. ternyata dia tak hanya meneruskan apa yang menjadi keinginan alm. nurcholis madjid. tapi beliau ini malah berpikir jauh ke depan untuk menyiapkan generasi indonesia yang mampu bersaing di era global tapi tetap dengan pemikiran indonesia. selain itu, saat banyak berjamur perguruan tinggi yang mahal, dan juga banyaknya perguruan tinggi negeri yang mulai menaikkan spp sampai sejajar atau bahkan lebih mahal dari universitas swasta, beliau ini malah memberikan beasiswa untuk masuk ke universitas paramadina.
dan bagusnya lagi, di paramadina beliau menerapkan 2 jalur pendidikan yang artinya mereka tidak hanya mengutamakan akademik saja (yang banyak dilakukan perguruan tinggi di indonesia), tapi juga diberikan pendidikan life skill yang membuat mereka survive dalam menjalani hidup kelak, dan tak hanya menjadi “robot2 industri”. menurutnya perguruan tinggi bukan hanya mencetak para penjaja ilmu. untuk lihat lebih lengkapnya pemikiran beliau tentang pendidikan di indonesia, lihat disini.
selain itu, sosok yang santun membuat saya kagum dengan beliau. di beberapa situs diceritakan bagaimana dia adalah sosok yang ramah dan mudah mengingat orang, terlihat pada tulisan ini. selain itu ada juga cerita tentang waktu dia menjadi ketua senat UGM, dimana saat itu terjadi aksi menentang pembredelan majalah tempo. saat itu ketika popor tentara sudah di depan mata, dan para teman2nya yang idealis lari tunggang langgang, dia berdiri dengan gagah mempertahankan idealismenya, meski nyawa taruhannya, bisa dilihat disini untuk selengkapnya.
alangkah bagusnya kalau pemimpin2 kita sekarang ini seperti beliau. punya visi untuk indonesia jauh ke depan dan tak sekedar mementingkan perut, mampu mewujudkan idealisme yang kata orang hanya berada di zona maya atau utopis. kita harap banyak muncul anies baswedan – anies baswedan lain mewarnai bumi indonesia ini dan membangun indonesia , dan bangkit dari keterpurukan.







1 June 2008 at 8:06 am
anies baswedan, namanya sudah sering saya dengar, tapi belum pernah bertemu. konsistensi sikapnya dalam mempertahankan idealismenya layak diteladani oleh anak2 muda pada era sekarang. semoga semakin banyak bermunculan baswedan2 yang lain, mas magma.
2 June 2008 at 12:38 am
kapan ya generasi muda diberi kesempatan menjadi pemimpin di tanah air ?
2 June 2008 at 10:43 am
waduh, belom kenalan saya….. hehehehehe sapa sih ntu???*lelet mode on* salam kenal….. komen balik yak…..
2 June 2008 at 1:15 pm
hiks… jadi kangen ma kampus lama yang jauh tertinggal di belakang saya…
5 June 2008 at 10:32 am
@pak sawali:
semoga saja pak!!!
@elys welt:
segera, setelah generasi tua mati dan generasi muda menjadi generasi tua
@aziz:
saya jg g kenal kok.hehehe… .
@pak gempur:
kampusnya di ugm pak?
5 June 2008 at 3:17 pm
@sagung: sempet mampir di sana selama 6 tahun hiks… pulang2 bawa istri.. hehehe
6 June 2008 at 10:58 am
@ pak gempur: salah orang pak, tapi maksudnya jawab pertanyaan saya ya?
7 June 2008 at 1:41 pm
mungkin ada tujuan tertentu dr yg milih pak anies…
sori, suudzon ^^
13 June 2008 at 9:38 pm
wah… ridu pernah ketemu dia tuh di paramadina.. emang kaget banget siy.. dia itu masih muda.. tapi udah jadi rektor di situ.. hebat.. kira2 ada partai yg mao ngelamar dia gak yah..hehehe..
15 June 2008 at 5:25 am
@toim:
waduh, g tau lagi klo itu. apa kira2 tujuannya?
@ridu:
hehehe… . lihat saja, mau g dia klo umpamanya dia dilamar partai… .
28 June 2008 at 4:18 am
ditunggu jadi presidennya…
24 June 2009 at 4:13 am
saya sungguh banyak belajar dari tokoh Indonesia yang sati ini… saya terkesan dnegan prestasi beliau selama ini..rektor termuda di Indonesia, satu2nya orang Indonesia yang masuk 100 intelektual Dunia… sungguh kharismatik beliau ini.
saya sangat terinspirasi dengan kepribadian beliau, santun, sopan dan cerdas tentunya…tanpa lupa akan identitas ke Indonesiaanya..
5 November 2009 at 5:06 am
saya juga kaget dengan sosok beliau.rektor termuda wow …keren bgt,intelektual dambaan. mulai cari – cari berita sola beliu baru saja setelah adik saya berkesempatan beasiswa di universitas paramadina. wah…betul- betul kuliah bukan lagi buat orang kaya.karena fakta adik saya ,seorang miskin dari solo bisa kuliah di universitas beken tanpa biaya.coba kalau seluruh kampus di indonesia gini..saat adik saya – syahar banu- bersalaman dengan beliau saya jadi makin penasaran.beliau juga sosok yang hangat di kampus,
16 November 2009 at 1:24 pm
saya sangat kagum dgn bpk anies,salam hangat utk keluargannya..semoga sukses slalu,,,,,
14 January 2010 at 3:46 am
Salam untuk bapak Anies baswedan,……
begitu pertama melihat beliau di TV saya langsung jatuh cinjta.
sosoknya pinter, hangat, bercita-cita tinggi untuk negeri ini,.
saya dukung beliau untuk menjadi pemimpin masa depan negeri ini.
pak anies saya bangga sekali,,,,,,,,,,,,
saya ingin anak saya kelak bisa kuliah di Paramadina.
9 June 2010 at 8:39 am
semoga..negeri ini mampu membuat orang yang lahir dari buminya bisa mencintai negeri ini dengan tulus,semoga saya bisa bertatap muka dengan beliau…dan semoga saya juga bisa memberi arti untuk negeri ini(amin)
4 June 2011 at 1:57 pm
salut sama mas anies, masih mampu menjaga pemikirannya sejak mahasisswa, saya terkesan ketika mendapat kuliah umum waktu opspek, pemateri di latihan kepemimpinan senat,kalem kelihatan cerdas dan santun..calin pemimpin visioner,semoga bisa menjadi natsir baru..dan tidak oportunis seperti pak amien rais..