
Siapakah tan malaka?
Bagi yang tidak tahu mungkin akan menghubungkan dengan selat malaka… .
Bagi yang pernah dengar namanya pasti mengira hanya seorang pemberontak… .
Bagi saya yang baru tahu lebih dalam, dia adalah pahlawan besar dalam sejarah indonesia, bahkan asia tenggara, bahkan mungkin dunia.
Dia adalah seorang pemikir, ahli strategi, dan revolusioner yang handal. Dan dia bekerja dibawah tanah, sehingga tak banyak yang tahu siapa dirinya. Bukunya massa actie (klo sekarang di toko buku namanya aksi massa), adalah buku pegangan tokoh2 kita, mulai sukarni, sayuti melik, wr supratman sampai sukarno, presiden pertama kita. Dan bukunya yang terkenal yaitu madilog (materialisme, dialektika, dan logika) dijadikan lenin, diktator rusia waktu itu sebagai pegangan. Di filipina namanya disandingkan dengan pahlawan besar filipina, jose rizal. Namun di indonesia namanya hanya sayup2 terdengar, mungkin karena ”kekuasaan” yang menyebabkan dia tak dikenal.
Lahir di Pandan Gadang, Sumatra Barat. Namun tak ada yang tahu kapan tepatnya dia dilahirkan. Berbekal kepandaiannya dan mempunyai keturunan ningrat, dia pergi ke harlem belanda untuk belajar sebagai guru. Disinilah jiwa revolusinya muncul. Di harleem dia banyak berdiskusi dengan teman satu kosnya. Selain itu dia juga banyak membaca surat kabar yang progresif. Dari sinilah jiwa revolusinya muncul.
Tan malaka adalah orang yang tidak mau berkompromi, berbeda dengan bung karno. Karena itu dia banyak diburu oleh intelijen inggris, belanda, amerika dan jepang. Karena itu pula dia hidup berpindah pindah dan mempunyai banyak nama. Dan tak banyak yang tahu bahwa penggagas republik ini adalah tan malaka. Dia mengarang buku naar de republik indonesia pada tahun 1925, jauh lebih dulu dari bung hatta yang menulis indonesia merdeka 1928, maupun bung karno dengan bukunya indonesia merdeka 1933. bahkan m yamin menyebutnya sebagai bapak republik indonesia.
Karir politiknya pun sangat bagus. Tan malaka yang berhaluan sosialis pernah dipilih oleh sosialis internasional sebagai pengawas daerah asia tenggara. Dan tan malaka pula yang banyak bermusuhan dengan orang2 kiri dimana dia menginginkan aliansi antara komunis dan islam.
Dan satu lagi, ternyata dia terlibat dalam saat2 penting kemerdekaan indonesia. Sukarni mungkin tidak akan memaksa bung karno untuk melakukan proklamasi jika tidak ada andil dari tan malaka. Dan dia juga turut andil dalam menggerakkan massa di lapangan ikada, dimana itu adalah saat2 pertama rakyat republik indonesia langsung berhadap-hadapan dengan tentara jepang. Dan bung karno pernah berkata, kalau nanti sukarno-hatta ditangkap maka tan malaka yang akan menjadi penerusnya. Namun sejarah tidak berkata demikian, karena banyak intrik politik maka namanya pun terlupakan.
”BERGELAP-GELAPLAH DALAM TERANG DAN BERTERANG – TERANGLAH DALAM GELAP”
tulisan terkait:
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2008/08/11/LU/mbm.20080811.LU127927.id.html
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2008/08/11/LU/mbm.20080811.LU127930.id.html
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2008/08/11/LU/mbm.20080811.LU127931.id.html
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2008/08/11/LU/mbm.20080811.LU127932.id.html
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2008/08/11/LU/mbm.20080811.LU127936.id.html
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2008/08/11/LU/mbm.20080811.LU127939.id.html
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2008/08/11/LU/mbm.20080811.LU127940.id.html
http://majalah.tempointeraktif.com/id/arsip/2008/08/11/LU/mbm.20080811.LU127945.id.html








September 21, 2008 pukul 5:32 am
wah baru tau lebih banyak tentang tan malaka dari sini.
btw kenapa yah sampai dikatakan pemberontak? emang ada apa dngan beliau dulu?
September 21, 2008 pukul 10:12 am
busyet… saya hampir melupakan beliau selama masa kuliah saya dulu.. untung sempat baca bukunya meski tak tuntas..
September 22, 2008 pukul 9:06 am
bagemana bisa ndak terkenal ya??
September 24, 2008 pukul 9:24 am
@arul:
saya jg ndak tau persis bung arul
@pak gempur:
saya aja baru kenal akhir2 ini pak… .
@ndop:
tanya aja sama penguasa.hehehe… .
September 24, 2008 pukul 9:37 am
Bener mas…Liburan Semester kemaren saya mulai Baca Karyanya Yang Madilog, Islam dalam Pandangan madilog, dan Aksi massa. Walaopun Agak Susah memahami, Tapi Tulisanya, kerjanya untuk Negara, Cerita Hidupnya Ketika mengarang Madilog Sungguh Menancap Di hati Saya…
September 24, 2008 pukul 10:58 am
wah,, sy baru denger ttg Tan Malaka.. smoga dosanya diampuni dan pahalnya diterima..
September 24, 2008 pukul 8:45 pm
jadi tahu lebih banyak nih tentang Tan Malaka
September 26, 2008 pukul 8:34 am
halo ma,aq iseng yo………..bny versi matinya tan malaka, yg paling umum dtembak blanda trus dbuang dbrantas. harry poeze (sejarahwan belanda yg meneliti tan malaka slama 36 thn) pny crita laen; dlm bukunya ia mnulis kl bpk republik ind ini dbunuh oleh mantan walikota sby brigjend SOEKOTJO (yg pd wkt itu letnan dua TNI batalyon sikatan div brawijaya). pendiri partai MURBA ni diikat tangannya,dtembak,& dkubur didusun selopanggung kecamatan semen 20 kilometer sebelah Barat kota Kediri.awalnya tan malaka bgerilya didesa belimbing (dekat kediri). didesa ini, tan malaka banyak menulis pamflet yang ia beri nama dari Markas Murba Terpendam. Dia bikin pamflet yang mengecam Soekarno-Hatta yang bersedia ditahan begitu saja oleh Belanda dalam agresi II pada Desember 1948.tan malaka menilai keduanya mengkhianati republik karena tdk memutuskan bergerilya melawan Belanda (spt yg dlakukan jend Soedirman).selain itu,tan malaka jg mengkritik divisi Brawijaya yang pengecut dan tak peduli pada kepentingan rakyat.kritik ini tdk disukai soengkono,panglima divisi Brawijaya jawa timur yg slanjutnya mmerintahkan grakan gerilya MURBA hrs dhentikan.jdnya tan malaka dkepung TNI div brawijaya didesa blimbing,hingga akhirnya dtembak didesa selopanggung.nah orang yang dtembak dsungai brantas tu pgawal tan malaka yg lari wkt tan malaka ktangkep TNI.
September 29, 2008 pukul 6:39 am
@masdan:
wah bisa bagi2 pengalaman bacaanya donk… .
@onky n mb elys:
saya juga baru kenal kok… .
@tomb:
thx buat tambahan info tentang tan malaka
Januari 23, 2009 pukul 5:56 am
Kalo sejarah versi harry poeze ada kebenarannya, sudah selayaknya pemerintah ikut andil meluruskannya. Saya ikut sedih ketika pemerintah Sumatera Barat dengan bangga menamakan bandara yang baru selesai dibangun dengan nama Minangkabau International Airport. Kenapa gak dinamakan Tan Malaka International Airport? Seluruh dunia gak ada yang menamakan bandaranya dengan nama etnis begitu. Sebagai orang Minang saya gak bangga dengan nama bandara baru itu…
Januari 29, 2009 pukul 5:40 am
@alris:
wah gitu ya? mungkin karena tan malaka sudah banyak dilupakan.. .
Maret 3, 2009 pukul 4:34 pm
kita ini bangsa pelupa ya… apa suka melupakan? kalo ad revolusioner besar spt beliau
Juli 31, 2009 pukul 9:42 am
Tan Malaka pejuang yg misterius dan menjadi Ikon di Asia Khususnya dan didunia pada umumya.. Beliau banyak membantu para pejuang2 revolusi dinegri lain sperti cina, Thailand, Filipina, belanda dan lain-lain. namun sayang dinegerinya sendiri Beliau tidak dikenal orang…. banyak sumbang sih ya dalam merebut kemerdekaan disamping itu Beliau memberikan kontribusi besar kepada Rakyat Indonesia dengan menelurkan MADILOG yang menjadi cara pikir orang Indonesia…. Salut untuk mu BUNG yang terlupakan
Agustus 24, 2009 pukul 3:44 pm
terlalu banyak fans club Tan Malaka tapi dari pandangan saya partai dan organisasi yang memperjuangkan ide Tan Malaka hanya dapat dilakukan bila kaum proletar atau kaum pekerja merangkul dan menempatkan kaum ultra proletar ( pengangguran ) digaris terdepan perjuangan karena merekalah yang mempunyai kepentingan yang sangat mendesak dan memiliki waktu luang untuk berjuang dengan sokongan kaum pekerja