disclaimer: tulisan ini adalah hasil prediksi dari seorang biasa yang mencoba menjadi pengamat politik jadi-jadian. tidak ada maksud memprovokasi maupun mempengaruhi. so, enjoy… .
yah, 9 april ini indonesia akan melakukan hjatan besar2an. ya, tanggal tersebut bangsa ini akan melakukan pemilu dimana (katanya) lima menit waktu kita mencontreng akan menentukan 5 taon kedepan. entah itu jadi tambah bobrok, atau paling nggak nasib orang kecil gak akan berubah.

tiga minggu lalu partai berlomba2 menarik simpati massa dengan melakukan partai terbuka. semua media dilakukan untuk menarik simpati. mulai dari cara konvensional dengan spanduk, baliho, dan poster. lewat rapat terbuka, dengan mengundang penyanyi dankdut seksi. bahkan media massa tak luput dari incaran parpol berkampanye. tiap rehat iklan tv dan radio, mata dan telinga kita dijejali iklan2 parpol. trus gimana nanti tanggal 9 april… .
prediksi saya, gak jauh2 dari sebelumnya. pemilu masih akan dikuasai 2 partai besar, PDIP dan GOLKAR. dan partai menengah yang bisa menggangu menurut saya hanya DEMOKRAT dan PKS. PDIP mempunyai basis massa yang jelas. dengan mencatut nama pak karno dan asaz (yang katanya) kerakyatan PDIP bisa menjadi kekuatan yang besar. sementara GOLKAR, partai yang telah lama malang melintang di dunia politik selama puluhan tahun ini tentu saja tidak bisa begitu saja dikalahkan. Pada pemilu ‘99 aja GOLKAR masi bisa membuntuti PDIP dalam hal perolehan suara. padahal saat2 itu adalah saat dimana soeharto dan segala hal yang berkaitan dengannya sangat dibenci. nah, kelihaian inilah yang bisa membuat golkar survive, bahkan menjadi lebih besar sampai sekarang. bagaimana dengan DEMOKRAT dan PKS? DEMOKRAT sebagai partai presiden incumbent membuat dia lebih leluasa berkampanye dan mendapat simpati rakyat. sedangkan PKS, dengan basis massa yang pasti dan solid susah rasanya untuk suara PKS turun.
kalau memang empat partai ini yang akan berkuasa, siapa yg paling berkuasa? PDIP? kecil kemungkinan partai ini berkuasa, karena banyak crash intern politik dan manuver2 politik yang kurang bersimpatik pada rakyat, dan juga banyak kenangan2 buruk rakyat kepada pemerintahan mega dulu membuat partai ini tidak akan menjadi partai nomer satu di parlemen. saya prediksi sih, si moncong putih ini akan mendapat posisi ke 3 pada pemilu legislatif nanti. bagaimana dengan GOLKAR? dengan kepemimpinan jusuf kalla, golkar kembali menjadi partai yang tertutup. ditandai dengan tidak adanya konvensi presiden. ini adalah salah satu faktor ditinggalkannya partai golkar. selain itu, keterlambatan jusuf kalla menyatakan diri sebagai presiden seakan mengatakan kalau GOLKAR tidak berani bersaing dengan DEMOKRAT dan PDIP, satu lagi kekurangan GOLKAR. dan sekarang bahan jualan GOLKAR adalah, partai yang lama berdiri di indonesia dan tau keadaan indonesia, begitulah kira2. saya tetapkan golkar berada di posisi 4. lalu, siapa diantara PKS dan DEMOKRAT yang akan menjadi posisi satu? DEMOKRAT? hmm… . dengan kepemimpinan yang KELIHATAN hampir tanpa cacat, dengan modal inilah dia mampu menjadi partai no 2 di parlemen nanti. lalu no1 PKS? PKS adalah partai yang punya massa yang jelas, massif, dan solid. PKS punya kader yang ideologi sekali. tak banyak partai yang mempunyai massa kader ideologis yang solid. sejak indonesia merdeka sampai sekarang mungkin hanya PKI yang mempunyai massa ideologis yang solid. dan cara kampanye PKS pun cukup menarik dan memuakkan menurut saya, ternyata cara kampanye PKS mengikuti obama, dengan menggunakan sarana internet. namun yang menurut saya memuakkan adalah, bila ada postingan di sebuah blog tentang pemilu dan hal yang berkaitan dengan pemilu. pasti banyak komen untuk mencoblos PKS. entah dengan kata2 “Pojok Kanan ataS” atau “ingat TPS ingat PKS”, atau “pilih aja yang bersih peduli profesional” dan mungkin cara ini yang belum dimanfaatkan partai lain, karena sampai saat ini ketika saya blogwalking, hanya PKS yang berkampanye dengan cara ini (mungkin di postingan ini nanti ada komen kayak gitu. hehehe… .). tetapi dengan cara itupun menurut saya belum saatnya PKS berada di posisi satu. saya prediksi, PKS akan menjadi partai nomor 5.
lho, urutannya kan:
2. DEMOKRAT
3. PDIP
4. GOLKAR
5. PKS
trus, sapa yang menjadi nomor satu? saya yakin dialah pemenang pemilu legislatif kali ini. GOLPUT… YA GOLPUT… adalah pemenang pemilu 2009 ini. seperti pileg dan pilpres 2004 yang lalu. GOLPUT adalah pemenang kali ini. so, masi yakinkah parpol2 di indonesia ini mampu menjadi pemenang pemilu?






April 6, 2009 pukul 10:55 am
hahahahahahaha.. ternyata GOLPUT toh pemenangnya. oke deh kalo gitu. saya contreng GOLPUT.
April 6, 2009 pukul 12:50 pm
kalo aku ndak pasti bisa golput lhaa nyontrengnya via pos
apa kabar ?
April 6, 2009 pukul 12:51 pm
menurutku … hmm,,, sama seperti kamu, cuma opini …
Kalo golput tidak dinomerkan … karena selalu menjadi yang pertama …
1.Demokrat
2.Golkar
3.PKS
4.PDIP
5.Gerindra
hihihi, embuh bener apa enggak …
April 6, 2009 pukul 1:20 pm
wew, trus gmn dong dengan calonmu yang jauh2 dari jakarta pulang ke makassar pas hari H pemilu, buat apa coba? lebih baik kan milih GOLPUT seperti katamu, tapi dia pasti milih GOL***. No offense lo, tapi seharusnya wajib tuh “calon mertua” didukung. hehehe
April 6, 2009 pukul 11:32 pm
Dari hasil Lembaga Survey atau Prediksi pemenang partai pemilu berbeda-beda, namun penyertaan PKS selalu ada walau diurutan 3 atau 4 artinya PKS tanpa membayar Lembaga Survey memang sebenarnya dijadikan acuan / perdiksi yang bakal memenangkan pemilu.
Gitu saja kok repooooooooot………………
Semua Partai baik2 tapi pasti ada yang terbaik ……… selamat mengikut pesta Demokrasi……….. (jangan Golput)
April 7, 2009 pukul 2:58 am
@ pak gempur: emang ada pak? ikutan donk klo ada… .
@ enak donk mbak. nyontreng dirumah. hehehe… .
@ fenty: damn, lupa memperhitungkan gerindra. wakakak… .
@ ^__kunam__^ : ini hasil subyektivitas bro. gak wajib kok bro. beda itu indah. hehehe… .
@ taUBat : nah kan. baru aja diomongin di atas. kader PKS memang melek teknologi. sampe komen2 macam gini dibuat sebagai media kampanye. tapi golput juga pilihan kok… .
April 7, 2009 pukul 4:36 am
wow wow…tepat ga ya hasil prediksinya..
April 7, 2009 pukul 6:36 am
jiakakka…seru seruuu…
yap, golput memang pilihan ya bro…
asal golputnya tahu diri kenapa dia golput..bukan krn ikut2an golput dan semua org ga percaya pemerintah terus dia jd ikut2 golput….
huehuee..
piss
April 7, 2009 pukul 7:16 am
iyaa… GOLPUT yang ,menang neh
April 7, 2009 pukul 7:29 am
Jangan salah pilih dan jangan Golput karena ini menentukan nasib bangsa yang penting sukseskan saja PEMILU yang damai..’
Buat siapapun yang nanti bakal jadi Presiden mudah2an bisa membawa perubahan yang jauh lebih baik buat negara Indonesia dan buat yang kalah harus bisa berbesar hati menerima kekalahan dan harus mendukung Pemerintahan yang baru dan bantu mengawasi jalannya pemerintahan yang baru.
April 7, 2009 pukul 7:54 am
wah, mudah2an prediksi mas magma tdk meleset, hehe … ternyata PKB yang menjadi mesin politik wrga nahdliyin ndak masuk hitungan, ya, mas, hehe … bener juga kali, yah, karena ndak pernah sepi dari konlik internal.
April 7, 2009 pukul 8:38 am
Maaf hasil prediksi jangan dijadikan pedoman mutlak. Semoga beliau-beliau akan memikirkan yang terbaik,artinya kepentingan yang lebih besar untuk peningkatan,kedamaian dan kesejahteraan masyarakat serta memajukan Indonesia sejajar dengan negara maju.
April 8, 2009 pukul 9:59 am
kalo partai golput yang menang, pasti partai inilah yang “mencak-mencak” klo kelak seorang presiden terpilih mengalami kegagalan atau kurang bagus dalam menjalankan tugasnya. Klo komenku ” Salahe ra milih”, golput juga tak merubah keadaan, klo memang semua calon katakanlah “jelek”, maka pilihlah menurut kita terbaik dari yang terjelek. Wis tambah mbulet ae!
April 9, 2009 pukul 8:18 am
aku selalu berfikir dan tak habis fikir… kenapa harus Golput? negara menggelontorkan tak sedikit uang rakyat untuk membiayai pemilu, lalu rakyatnya dengan bangga mengatakan: aku Golput! lalu kalau Golputnya lebih banyak, apa hasil pemilu harus dibatalkan?
ini sekadar wacana mas, anda berhak untuk Golput, kalau itu memang pilihan anda… terimakasih….
April 9, 2009 pukul 1:45 pm
Pemilih Bandel…
Lucu rasanya melihat tingkah lalu para calon pemilih yang tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Apalagi dengan sikap yang memaksa untuk ikut pencontrengan. Ada urusan apa kok tiba-tiba mereka begitu memaksa untuk ikut?
Dari segi logika, p…
April 9, 2009 pukul 4:16 pm
Emang GOLPUT bisa apa sehingga jadi pemenang ???
April 9, 2009 pukul 5:17 pm
Jangan salah pilih dan jangan Golput karena ini…apakah baik untuk warga negara
April 10, 2009 pukul 7:00 am
@ casual cuties:
ini lagi menunggu dengan cemas bos sesuai g ya prediksi saya. hehehe… .
@ ghy :
bener sis tapi bisa jadi dia digolputkan alais gak masuk dpt. hahaha….
@ hmcahyo:
kita liat saja nanti… .
@ marketingunderworld:
gimana caranya g salah pilih tu…?
@ pak sawali:
dari hasil quick count sih pkb masuk lima ke bawah pak… .
@ sotoyboy:
namanya juga prediksi bro, nyantai aja… .
@ ciput:
terbaik dr yg jelek??? tetep aja namanya jelek
@ asmar abdullah:
banyak alasan untuk golput pak. dan ketidak percayaan kpd pemerintah dan parpol2 sekarang inilah penyebabnya. klo golput menang memang tidak akan membatalkan hasil pemilu. tapi secara de facto hasil pemilu dan pemerintahan yang menang akan dipertanyakan.
@ m1qbal :
klo politisinya waras. golput bisa menjadi kekuatan yang luar biasa untuk menjewer kuping para politisi klo yg mereka lakukan selama ini sudah banyak melakukan hal yang nerugikan rajyat.
@ mrpall: itu hak anda… .
April 10, 2009 pukul 3:32 pm
Tragis jika PKS betul2 berkoalisi dengan SBY bahlul si pelindung bisnis kafir, saatnya PKS merapat ke partai2 Islam lainnya yang telah mereka gembosi suaranya dan berjuang bersama mereka untuk kemshalahatan umat. INSYA ALLAH!
Buktikan bahwa dana umat yang telah disedot untuk iklan politik PKS memang benar2 untuk kepentingan umat Islam, bukan kepentingan petinggi PKS saja, buktikan hijaumu PKS!
Jangan biarkan dirimu dianggap sebagai partai pragmatis dan oportunis, itu memalukan!
Buat para kader, saatnya kita mawas diri dan berkaca kembali akan manuver2 petinggi PKS yang haus kekuasaan saat ini, mari kembali melayani masyarakat dalam tatanan bermasayarakat yang lebih Islami, daripada sekedar tercuci otak dan terjebak dalam permainan partai!
Tujuan kita awalnya mendukung PKS adalah untuk mengagungkan Islam, bukan untuk kepentingan kekuasaan para petinggi partai, dan sayangnya banyak kader yang tidak menyadarinya!
April 11, 2009 pukul 12:16 pm
jangan salahkan pemerintahan terpilih nanti kalo mereka naikan bbm lagi salahkan saja kpu yang selalu membuat cara baru dalam pemilu bikin pusing…………….!!!!!!!!!!!!!!!!????????????karena bayak golput
April 12, 2009 pukul 1:10 am
Wekzz…
Prediksi sampean tepat sekali mas, sampean dukun ta???
Sampean bisa gantiin posisinya Denny JA tuh, quick count aja kalah sama sampean.
Dari hasil quick count golput 30%, jadi rakyat yang milih 70%.Setidaknya ini masih mencerminkan harapan masyarakat akan perubahan.
Eh, salah ding karena demokrat menang, jadi masyarakat ingin kontinyuitas pembangunan bukan perubahan. Karena harapan itu masih ada dengan maju bersama.
Berikutnya mas, prediksi RI 1 & RI 2, atau pres BEM, atau kahima sipil sekalian.
April 13, 2009 pukul 2:31 am
Demokrat kembali berjaya!
KLARIFIKASI MONEY POLITIK PKS SUDAH SAYA POSTING UNTUK MENANGGAPI SEMUA KOMENTAR YANG MASUK
April 13, 2009 pukul 9:07 pm
tadi pagi di kampus ada dialog tentang runtuhnya partai partai islam … seru !!
kita yg kehilangan kekompakan katanya, dan golput yang menjadi penyebab utama, gimana nih mas?
April 14, 2009 pukul 4:10 am
@ lowker:
salah satu kader yang sadar kayaknya… .
@hamid:
kpu bikin banyak orang golput dan digolputkan
@riskal majid:
ramalannya kan sby sebagai pembuka jalan kejayaan indonesia. kita lihat saja nanti. berikutnya, tunggu aja ya… .
@ aden:
sudah saya baca klarifikasinya. itu bukan klarifikasi, tapi meyakinkan. hehehe…. .
@rindu:
hmm… . bukan kekompakan yang hilang. tapi partai yang kehilangan aura idealisme mereka. mereka lebih mementingkan kekuasaan, dan menjadi pragmatis dan menghilangkan sisi idealismenya. sehingga kader2 yang dulunya idealis pun sekarang menjadi lebih pragmatis… .
April 14, 2009 pukul 6:18 am
yang saya harapkan negri kita ini memiliki pemimpin yang bijaksana,jujur,bersih,peduli dengan rakyatnya,,
serta menjujunjung tinggi martabat & kehormatan bangsanya…
dan tidak hanya mengobral janji…
ingat demokrasi!!
April 15, 2009 pukul 12:46 am
Sebetulnya istilah golput kurang tepat mas, yang lebih tepat Goltam (golongan hitam).
April 15, 2009 pukul 4:22 am
mampir lagi nich biar gak terlupakan!
GolPut semoga tidak menang lagi di Pilpres!
April 15, 2009 pukul 6:27 am
kalau golput berati nggak ikut merayakan pesta rakyat dong..
gak ah, mending ncontreng aja.. lebih mbois… hehehe…
April 16, 2009 pukul 3:42 am
@ dewi:
saya juga berharap begitu mbak
@ ibnu:
klo yg g nyontreng kan dibilang golput, berarti yg nyontreng tu goltam (golongan hitam)
@ aden:
sering2 kesini bang aden… .
@ ndop:
golput juga merayakan kok ndop. cuma dengan cara yg berbeda
April 16, 2009 pukul 5:01 am
Kalau nggak nyontreng disebut golput, keenakan. Kalau yng nyontreng itu disebut golput itu benar. Karena mereka peduli pada nasib bangsa Boss. Heeee…hee.
Thanks sudah nyantumin link saya, link sampeyan sudah saya pasang sesuai dengan judulnua Berpikir Pikir Pikiran. Kalau kurang setuju bisa diganti friends!
April 16, 2009 pukul 7:08 am
@ ibnu:
jangan salah, golput juga tanda peduli terhadap bangsa dan negara bang ibnu. namun dengan cara yang beda.
gpp, pake nama itu aja. hehehe thx ya… .
April 19, 2009 pukul 2:57 am
iya
sy bersyukur jd golput yg terlindungi Allah SWT atas dosa2 salah nyontreng…..
gara2 salah nyontreng, egois cuman milih favoritnya sendiri, ga mikirin dampak n efeknya akibat contrengan egoisnya itu, yg ternyata bisa2 menyengsarakan orang2 lain mpe banyak yg sakit jiwa ga karu2an khan?!
jangan sampe nyusahin palagi nyengsarain orang2 laen deh
April 23, 2009 pukul 9:16 am
Horee.. Partai sayah menang …..
April 23, 2009 pukul 4:02 pm
emang jangan salah pilihnya. menurut partai yang menarik lagi .apalagi kita juga GOLPUT. thanks. .
mf magma, blog saya buat isi yg baru ini tepat waktu…
thanks