
Rencananya bulan maret ini presiden amerika Barrack Obama akan datang ke Indonesia. Media ramai – ramai memberitakan kedatangannya. Tapi ternyata diundur jadi akhir bulan maret. Lalu diundur lagi jadi bulan juni. Banyak pihak yang kecewa dengan ditundanya kedatangan obama.
Tulisan ini bukan berisi tentang kebencian ke negara super power amerika, tapi kepada ke-lebai-an rakyat Indonesia kepada sang presiden barrack obama. Dulu waktu bush, jr datang ke Indonesia rakyat indonesai gak seheboh ini. Malah rajin mengkritik keamanan yang terlalu berlebihan. Trus kenapa? Kok perlakuannya beda???? Apa karena obama menjanjikan perubahan yang dikampanyekan? Atau lebih ke soal obama yang pernah “numpang lewat” hidup di Indonesia?
Sebenernya rasa muak terhadap ke-lebai-an bangsa ini sudah dari pencalonan obama jadi presiden. Media ramai memblow up siapa obama dan apa hubungannya dengan Indonesia. Semua berharap obama terpilih jadi presiden sehingga diharapkan mampu mempererat hubungan Indonesia amerika dengan berlatar belakang si obama penah “numpang lewat” hidup di Indonesia.
Lebih muak lagi ketika didirikan patung obama di taman menteng, Jakarta. Ada ratusan, bahkan ribuan pahlawan Indonesia. Tapi kenapa obama yang dijadikan patung? Apa jasa dia terhadap bangsa ini? Lalu upacara penyambutan SD Menteng 01 yang bersikap lebai dalam menyambut obama. Saya yakin obama tidak akan punya kenangan yang banyak dan ingat apa yang dia dapat di sini.
Amerika bukan Negara kemaren sore. Dia Negara super power yang menurut saya sangat oportunis. Amerika bukan hanya apa kata obama. Maka kenangan selama “numpang lewat” hidup di Indonesia tidak akan mempengaruhi semua kebijakan – kebijakan negaranya. Maka dari itu janganlah banyak berharap dari sana.
Lalu ada yang bilang “apakah salah kita menyambut tamu Negara?”. Menurut saya tidak ada yang salah, sama sekali tidak salah. Malah bagus, bangsa yang terkenal akan keramahannya ini memang telah menunjukkan jati dirinya jika seperti itu. Tapi yang menjadi pertanyaan adalah: apa beda penyambutan kedatangan obama dengan tamu dari jepang, Malaysia, afrika, iran, arab Saudi, dan Negara – Negara lain??? Saya yakin kalau pejabat Negara lain yang datang, media – media tidak akan berebut memblow up apa dan siapa dia, blog dan forum – forum di internet tidak akan memuji – muji, menyarankan untuk mengunjungi kota mana, menyarankan untuk makan makanan khas Indonesia. Semua itu tak akan terjadi kalau bukan obama.






22 March 2010 at 5:06 am
Hohoho… saya malah nggak kenal siapa itu Obama kecuali presiden amerika serikat yang sekarang, itu saja.
hehehe…
22 March 2010 at 11:12 am
Untung saya bukan Obama. hehehehe.. tapi saya sepakat mas, siapapun dia kalau udah jadi tamu ya mesti disambut, tidak ada perbedaan penyambutan dengan tamu kehormatan negara, semua diperlakukan sama.
22 March 2010 at 5:43 pm
obama memang sosok fenomenal. dia orang kulit hitam pertama yang bisa menjadi orang no 1 di gedung putih. seharusnya ndak perlu ada penolakan. sbg tuan rumah yang baik, silakan saja obama masuk ke rumah kita.
22 March 2010 at 11:51 pm
Saya setuju dengan pendapat mas mahma, kita terlalu berlebihan, apalagi mengharapkan sesuatu kepada sosok ini. jalannya bukan seperti itu tapi kita yang menentukan sendiri
23 March 2010 at 4:41 am
dan akhirnya kedatangannya ditunda
17 June 2010 at 5:14 pm
ga jadi datang tuh hehe
25 July 2010 at 1:24 pm
saya pikir ini semakin menunjukkan betapa besarnya kekuatan media masa untuk menciptakan image. image yang mereka mau tentunya