TAHUN BARU, BENCANA LAMA… .

Tahun baru, baru saja kita lewati. Tapi nasib buruk masih saja menimpa negeri kita tercinta Indonesia ini. Belum reda banjir di Jakarta akibat naiknya air laut yang pasang. Belum lagi luapan sungi bengawan solo yang awalnya hanya di bojonegoro dan sekitarnya malah semakin meluas sampai lamongan bahkan gresik. Dan juga angina putting beliung yang terjadi di malang,banyuwangi dan sekitarnya. Belum lagi tanah longsor yang terjadi di beberapa daerah.

Sebenarnya apa yang terjadi dengan negeri ini? Apakah Tuhan sedang marah dengan kita? sehingga tuhan menurunkan adzabnya kepada kita? Atau ini karena efek dari pemanasan global atau global warming? Atau memang alam yang marah karena kita senang “menjahili” alam?

Semua pertanyaan itu mungkin benar adanya. Coba kita renungkan, apa yang telah kita lakukan selama ini. Benarkah kita sudah menaati perintahNYA dan menjauhi laranganNYA? Benarkah kita selalu menjaga alam kita agar tetap asri dan bersahabat dengan kita?

Penebangan hutan liar, pemakaian CFC yang bisa membuat ozon bolong, membuang sampah sembarangan, membangun perumahan di daerah resapan air, bahkan melakukan reklamasi laut tanpa memikirkan akibatnya di masa depan. Dan masih banyak hal yang manusia lakukan tanpa memikirkan akibatnya untuk masa depan.

Sampai kapan ini semua akan terjadi? saya yakin tidak semua pelaku diatas mendapatkan adzab berupa musibah dari Tuhan. Bisa saja pelaku penebangan hutan liar tersebut sedang berlibur di singapura dan sedang menonton tv, melihat bencana tanah longsor di kaki bukit yang dia gunduli. Bisa saja para pemilik maupun para developer yang membangun gedung diatas tanah resapan maupun yang menguruk pantai saat ini sedang tinggal di apartemen lantai 10 yang terbebas dari banjir dan sedang mengawasi korban banjir dari atas seraya berkata “untung kita gak kebanjiran yah… .”.

Oh Tuhan… . sudah tepatkah adzab yang kau berikan ini?

5 Responses to “TAHUN BARU, BENCANA LAMA… .”

  1. dodot Says:

    kalau mau sech bencana ini dikirim aja lewat pos ke negara tetangga yang suka itu tuch….

    biar keder.

    Harus bagaimana lagi, sebelum keder kagak ada yang tobat sech

  2. rizky Says:

    bagaimanapun juga tidak ada sesuatu yang tak berguna
    ini bukan masalah tidak tepat adzab,
    mungkin setelah bencana ini kita menjadi bangsa yang
    sangat besar (ramalan joyoboyo)

  3. Just Fenty Says:

    Agak dillema sih, Ma soal ini. Hujan, gempa ataupun tsunami gak bisa disalahin karena emang itu datangnya dari Tuhan. Sedangkan manusia yang menerima akibatnya seharusnya pintar-pintar menggunakan apa yang sudah diberikan sama Tuhan dong. Jadi hal-hal seperti banjir, longsor yang notabene akibat dari bencana alam (yang asli) bisa terhindarkan. Tapi ya gimana, udah terlambat, apa mungkin ya, bisa dimulai dari awal lagi ??

  4. ki_panjikusmin Says:

    wah klo liat tulisanmu cocok bgt ma lagunya ebiet , coba deh tak nyanyiin sepenggal ” mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita yang selalu salah dan bangga dengan dosa2, atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita coba kita bertanya pada rumput bergoyang” ni lagu akan jadi laris klo dah datang bencana tapi kagak pernah laku klo adem ayem kita2 orang lebih demen dengerin lagunya makhluk Tuhan paling seks-I hahahahaha . tapi yang terpenting meski sakit dan pedih tetaplah berdiri tegak sodara2ku percayalah cobaan ini tanda cinta Tuhan kepada kita. berkacalah kita semua seperti pesan dari raja Jayabaya sebelum dia muksa “delengen githokmu dewe sadurunge nuthuk ndase wong liyo.

  5. mahma mahendra Says:

    @dodot:
    bole juga tuh.hehehe… .

    @rizky:
    ada yang gak berguna. tuh pemerintah. gak berguna gak bisa menanggulagi bencana dengan baek. gak bisa nangkepin yang rusak hutan kita.

    @fenty:
    saya yakon tuhan memberikan pilihan. tidak serta merta memberi bencana. klo kita bersahabat dengan alam bencana tidak akan sehebat ini.

    @ki_panjikusmin:
    klo saya malah suka lagunya iwan fals yang galunggung. kayak gini baitnya “HEI TUHAN,TOLONG GALUNGGUNG PINDAHKAN KE KOTA, TEMPAT DIMANA BANYAK DOSA”.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: