NEGERI YANG (KATANYA) KAYA

… .
bukan lautan hanya kolam susu
kail dan jala cukup menghidupimu
tiada topan tiada badai kautemui
ikan dan udang menghampiri dirimu
… .
(koes plus-kolam susu)

… .
lemparkan biji dihalaman
kelak kan menjadi barang
mengadahkan tangan di jalanan
kelak kan menjadi uang

Hidup di alam yang ramah Di atas tanah subur dan kaya
Nggak usah pake’ banyak tenaga
Mikir sedikit pasti jalan
… .
(slank-kopi air hujan)

betapa indahnya syair2 lagu diatas. lagu dari koes plus dan slank tersebut melukiskan betapa kayanya negeri ini.bahkan hanya dengan melemparkan biji bisa jadi barang yang berguna. bahkan ikan dan udang menghampiri kita. negeri yang kaya hasil lautnya, membentang dari sabang sampai merauke. tanah yang menyimpan berjuta kekayaan mineral yang tak ternilai harganya. hutan yang luas menyimpan berbagai flora dan fauna.
10972771.jpegnamun kenyataannya? sungguh menyedihkan. masih ingatkah kita tentang kasus gizi buruk warga yakuhimo papua? dan yang terbaru ada keluarga yang meninggal akibat kelaparan. sungguh menyedihkan. menurut data dari wordl food program (WFP) ada 13 juta anak-anak Indonesia yang kelaparan. 13 juta bukan angka yang sedikit kawan.
dan keadaan ini lagi2 bertentangan dengan situasi elit politik kita pada umumnya. bisa kita lihat para pejabat2 sekarang dengan perut buncitnya. mereka memperebutkan harta tanpa memikirkan rakyatnya. masih diingat di kepala kita rame2 anggota dewan meminta laptop, lalu dana perbaikan rumah dinas, lalu minta jatah mobil dinas lagi.
apa yang terjadi sebenarnya dengan bangsa ini? apa kita dulu salah pilih waktu pemilu? atau para pemimpin kita tersebut hanya mampu bermulut2 manis saat kampanye? atau memang bangsa ini sudah tidak saling peduli dengan sesama?atau memang tuhan telah mengutuk bangsa ini yang telah banyak melupakan DIA?

17 Responses to “NEGERI YANG (KATANYA) KAYA”

  1. quelopi Says:

    parah nya……

    harus berapa lama lagi kisah ini kembali terulang?

  2. quelopi Says:

    wah vertamax…

  3. quelopi Says:

    pejabat yang perutnya buncit karena makan duit…. (tau sendiri lah)

    huh, jadi bosan…

  4. elyswelt Says:

    speechless …

  5. mahma mahendra Says:

    @quelopi:
    iya, sampai kapan yaa????

    @elyswelt:
    speechless juga

  6. Anggie Says:

    Hmm….

    Negara ini memang kaya…

    Hanya saja…

    **Gak berani ngomong ah,😛 **

  7. Sawali Tuhusetya Says:

    gizi buruk bisa menjadi pertanda hilangnya kecerdasan. hilangnya kecerdasan bisa berarti hilangnya sebuah generasi. kalo ndak segera diatasi, bisa2 kelak negeri ini akan dipimpin oleh generasi masa depan yang tidak cerdas:mrgreen:

  8. mahma mahendra Says:

    @anggie:
    kok gak brani?

    @sawali:sekarang sudah gak cerdas kok pak. brarti saya juga gak cerdas pak. kan saya generasi masa depan.hehehe… .

  9. Santri Gundhul Says:

    ” atau memang tuhan telah mengutuk bangsa ini yang telah banyak melupakan DIA?”

    Halah…halah….
    Tuhan jangan dijadikan KAMBING HITAM Kang…..

    Bangsa ( PEJABAT ) ini saja yg gak mau CANCUT TALI WONDO untuk merubah NASIB….

    Lah kepiye wong poro penggede podo rebutan KURSI sing bantalane DUIT jeh…

  10. Santri Gundhul Says:

    BAlik maning…halah…halah…
    Pake Moderasi barang toh iki…

    Mugo-mugo lulus sensor neh Kang….

    Ngeloyor….penuh harap….kek..kek..kek..

  11. STR Says:

    Sudah lah …. Kalo gini kenyataannya, emang kita itu sebenernya ndak butuh pemerintah. Pemerintah yang butuh kita.

    Kapan-kapan kalo pemilu lagi, rakyat se-Indonesia ndak usah nyoblos lah …. Percuma! Nyoblos, dikibulin, nyoblos, ditindas, nyoblos, diperas, nyoblos …?

    Kata siapa rakyat ndak bisa hidup tanpa pemerintah? Kata siapa? Seperti kata Roy Surjo, pemerintah itu 68% tergantung sama rakyat. Huff ….

  12. pram Says:

    rakyat kurus kelaparan,,,,

    peJabat genDut kekenyangan,,

    huh,, indonesia..

  13. aRuL Says:

    apa kata dunia!!
    kalo Indonesia begini2 aja..
    mmm apa perlu orang2 muda aja yang jadi pemimpin yakz

  14. suci Says:

    SDA kita emang kaya, yang jadi masalah SDM nya (termasuk saya) yang gak bisa mengelola SDA dengan baek, makanya jadi kayak gini deh, kacau!

  15. Edi Psw Says:

    Yach… begitulah di negara kita.
    Pejabat semakin melejit…
    Rakyat semakin terjepit…

  16. Bledex Says:

    Cuman satu hal yang perlu kita CAM-kan…
    Jangan sampai kita-kita (orang muda) nantinya akan menjadi seperti mereka!!!
    Kuatkan niat kita supaya idealisme kita tetep seperti sekarang!!!

  17. mahma mahendra Says:

    @ santri gundul: sudah lulus sensor kok bos.hehehe… . saya ndak mengkambinghitamkan pak cuman mencari sebab (sama ya.hehehe… .)

    @STR: klo dipikir2 emang bener. ngapain kita susah2 mikir pemerintah, lha wong pemerintah gak mikirin kita. gitu ya?

    @pram: pejabat indonesia, bukan Indonesianya.hehehe… .

    @aRul: perlu dicoba tuh. kan blom pernah yang mimpin negara ini anak muda.

    @suci: masalahnya SDMnya gak dipinterin sama penguasanya. makanya g bisa ngelola.

    @edi psw: iya pak. rakyat mikin semakin menjerit melihat penguasa perutnya buncit.

    @bledex: amiiinnn…. .


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: