INDONESIA GAK BUTUH DUNIA, TAPI DUNIA YANG BUTUH INDONESIA

disclaimer: tulisan ini saya comot dr beberapa milis yang saya ikuti. so… . enjoy dan ambil hikmahnya. AYO BERUBAH!!!
1_971320788l

the story… .

Indonesia doesnt need d
world, but d world need Indonesia

Suatu pagi di bandar lampung, menjemput seseorang di bandara.
Orang itu sudah tua, kisaran 60 tahun. Sebut saja si bapak.
Si bapak adalah pengusaha asal singapura, dengan logat bicara
gaya melayu, english, (atau singlish?) beliau menceritakan pengalaman2
hidupnya kepada kami yang masih muda. Mulai dari pengalaman bisnis,
spiritual, keluarga, bahkan percintaan hehehe..

“Your country is so rich!”

Ah biasa banget kan denger kata2 begitu. Tapi tunggu dulu..

“Indonesia doesnt need d world, but d world need Indonesia”
“Everything can be found here in Indonesia, u dont need d world”
“Mudah saja, Indonesia paru2 dunia. Tebang saja hutan di
alimantan, dunia pasti kiamat.. Dunia yang butuh Indonesia!”
“Singapore is nothing, we cant be rich without indonesia.

500.000 orang indonesia berlibur ke singapura setiap bulan. bisa
terbayang uang yang masuk ke kami?
apartemen2 dan condo terbaru kami
yang membeli pun orang2 indonesia, ga peduli harga yang selangit, laku
keras. Lihatlah rumah sakit kami, orang indonesia semua yang berobat.”
“Kalian tahu bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap
hutan indonesia masuk? ya benar2 panik. sangat berasa, we are nothing.”
“Kalian ga tau kan klo agustus kemarin dunia krisis beras.
termasuk di singapura dan malaysia? kalian di indonesia dengan mudah
dapat beras”
“Lihatlah negara kalian, air bersih dimana2.. lihatlah negara
kami, air bersih pun kami beli dari malaysia. Saya pernah ke kalimantan,
bahkan pasir pun mengandung permata. Terlihat glitter kalo ada matahari
bersinar. Petani disana menjual Rp3000/kg ke sebuah pabrik China. Dan si
pabrik menjualnya kembali seharga Rp 30.000/kg. Saya melihatnya sendiri”
Kalian sadar tidak klo negara2 lain selalu takut meng-embargo
Indonesia? Ya, karena negara kalian memiliki segalanya.
Mereka takut klo
kalian menjadi mandiri, makanya tidak di embargo. harusnya KALIANLAH
YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Beli lah dari petani2 kita
sendiri, beli lah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu kalian
impor klo bisa produksi sendiri.”

“Jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI,
Indonesia will rules the world..”

mungkin sudah takdir Indonesia jadi Negara Konsumen bukan
Negara Produsen. Secara geografis hampir semua bahan baku produk yang
made in Somewhere bisa dikembangkan di Indonesia, namun entah salah
siapa hampir semua produk “hulu” memiliki siklus yang tidak
konsisten,
kalaupun ada tidak memiliki added value. Saya pernah bekerja di
perusahaan asing yang membeli bahan mentah dari Indonesia kemudian
menjualnya kembali ke Indonesia dalam bentuk barang jadi. Bukan hanya
kapas bang, barang kebutuhan yang paling pokok seperti
beras dan minyak
goreng sudah banyak yang made in somewhere. Singapura menjadi Negara
Produsen paling produktif di Asia, padahal ia tidak memiliki kekayaan
alam yang memadai. Indonesia selalu disebut negara agraris, tapi kok
masih ada yang makan nasi aking, masih banyak anak dengan gizi buruk. Di
Kendari sendiri yang penghasil Ikan paling besar di Sulawesi masih ada
penduduk yang lebih memilih makan di KFC karena harga sepotong ikan
bakar nggak lebih murah dari 1 paket KFC 2 ayam 1 nasi 1 pepsi.

Mungkin e-mail Mr.Singapore hanya cerita saja, tetapi kalau diambil
makna positifnya, kita
sebenarnya bisa memenuhi kebutuhan kita sendiri.
Kalau semua orang memiliki semangat untuk berubah.

Indonesia masih mengimport kapas untuk bahan membuat benang, industri
textile kita sempoyongan karena Indonesia belum punya lahan kapas.
Itu
bisa2nya orang Singapore aja dalam memuji2, dan pasti ada maunya.
Lihat saja di ruangan anda sekarang, ada tidak barang yang asli produksi
indonesia ????? pasti gak ada. cat, zat pemutih untuk kertas,
elektronik, bahan2 kimia, semua dari luar.

so… .
Jika suka sama durian tidak perlu durian dari bangkok thai,
durian kita tidak kalah manisnya,
JIka suka sama jagung tidak perlu jagung dari thai,
jagung lokal kita tidak kalah uenaknya,
Jika suka apel tidak perlu apel whashinton,
apel dari malang tidak kalah enaknya,
Jika suka sama ayam, tidak perlu dateng ke
brand-brand luar,
ayam kampung dan pecel lele kita tidak kalah enaknya,
dst……
tidak perlu belanja di pasar2 kapitalis,
pasar lokal ( traditional ) kita tidak kalah lengkapnya.. .

Inilah langkah nyata yang dimulai dari lingkungan kita untuk mencintai
produk-produk dalam negeri.
Mari cintai produk dalam negeri,
mari cintai hasil karya dari tangan
putra-putri Indonesia.
AKU CINTA INDONESIA !!!!

Yang telah membaca & merasa generasi muda AYO BANGKIT!!!!!

41 Responses to “INDONESIA GAK BUTUH DUNIA, TAPI DUNIA YANG BUTUH INDONESIA”

  1. Fenty Says:

    Yes yes … the world need Indonesia !!! Yaaayy !!!

    • unknown Says:

      gimana mau maju, sebagian pelajar pelajarnya aja udah TERLALU KACAU, gaada niat belajar, udh kebiasaan nyontek, belum lagi waktunya cuma dipake buat hal2 yg gak guna.

  2. Jiwa Musik Says:

    dooh mahmaa….. postingannya kok diskriminatip banged gene seeh… 😦

    mangnye cuman generasi muda doang yg bole barubah n bangkit? higs..
    gimenong donk nasib yg merasa generasi stw tapi berjiwa muda boleh ikutan berubah n bangkit jugak gak ya? boleh yaa… ikuuuuuuuut……

  3. aRuL Says:

    wekz… emoga yg sadar bukan hnya sedikit orang indonesia.. tapi kalo bisa semuanya..

  4. genthokelir Says:

    wah postinganya membangkitkan semangat
    dan nasionalisme yang kental
    setuju dan salut

  5. p4ndu_454kura® Says:

    The world need Indonesia, but remember, Indonesia can’t ignore the world. Whenever the world need help, Indonesia have to provide help with her numerous resources.

  6. p4ndu_454kura® Says:

    Wah, komen saya ketelen aki ismet kayaknya.

  7. ndop Says:

    memag Indonesia ini negara yang ajaib!!!

  8. GALIH Says:

    waw…dahsyat…bro….
    kalau itu terjadi 1 tahun kedepan kita jadi bangsa yang punya “pendirian”…..tidak takut sama “uncle sam”(usa)…….mungkin sama seperti china atau pun bisa lebih atau menjadi “kiblat” ekonomi terbaru di asia atau juga sebuah kebangkitan peradaban baru yg masyarakatnya punya sopan santun sebagaimana budaya bangsa timur……

  9. Happy Says:

    Setuju….!!!!
    Indonesia kudu bangkit demi mewujudkan D’ world need Indonesia

    Hidup Indonesiaku !!!!!

  10. masbadar Says:

    “……………….Beli lah dari petani2 kita
    sendiri, beli lah tekstil garmen dari pabrik2 sendiri. Tak perlu kalian impor klo bisa produksi sendiri.” ……………..”

    bau kampanye terselubung nih..😀😀

  11. yuyud Says:

    ada statement : tangan diatas lebih baik dr tangan di bawah. org indoneia bakal masuk surga semua, di jamin..!! karena kita kaya, suka memberi walaupun terkdang ikhlas

  12. mahma mahendra Says:

    @jiwa musik:
    saya ganti deh. yang merasa masi mencintai bangsa indonesia, AYO BANGKIT!!!!

    @Pandu kura2:
    memang seharusnya bangsa kita yang membantu bangsa2 lain. bukan kita yang minta bantuan

    @GALIH:
    semoga terjadi… .

    @happy:
    hidup indonesia!!!

    @ masbadar:
    hahaha, benernya kampanyenya bagus. memang seharusnya kayak gitu. sayang PRABOWO… . hahaha… .

    @yuyud:
    kita kaya tapi g bisa ngelola, makanya kita dibodohin terus. bukan berarti kita memberi… .

  13. Mr. BIG Says:

    lagi-lagi…
    hal seperti ini lebih gampang diucap dari pada dilaksanakan.

    Mungkin klo boleh mengutip kata bijak dari AA gim
    yang paling penting itu sebetulnya 3M,
    –Mulai dari yang kecil.
    –Mulai dari diri Sendiri.
    –Mulai dari sekarang.

    jadi ga perlu menunggu sesuatu yang besar dulu, ga usah berharap kepada orang lain dulu, dan ga usah menunggu waktu.
    cukup lakukan … JUST DO IT…

    — BERANI MENERIMA TANTANGAN ??? —

  14. hmcahyo Says:

    siip cool posting🙂

  15. Elhajj Says:

    Saya setuju dgn penulis. Saya juga memiliki banyak teman ekspatriat migas dan batu bara disini. Mereka juga sangat terkagum-kagum dgn potensi alam kita yg melimpah. Kita belum terlambat utk menjelma sbg bangsa yg besar dan kaya raya secara riil, tapi kapan dan dari mana kita memulai memajukan perekonomian bangsa jika atmosfir politik bangsa ini masih gonjang ganjing? Semangat perubahan tidak ada tersemat di dada para politikus negeri ini!!! It’s the real problem!!!

  16. mahma mahendra Says:

    @ mr big:
    baca: https://ma6ma.wordpress.com/2008/04/25/boikot-produk2-luar-negeri-support-produk-dalam-negeri/

    @elhajj:
    adanya semangat korupsi ajah… .

  17. reatheryan Says:

    Ini article yang musti dibaca banyak orang!!!

    indonesia dari dulu emank hebat, tapi kenapa banyak orang menganggapnya jelek? sebenernya orang luar tak menganggap Indonesia jelek tapi justru orang dalam negeri-lah yang men-cap dirinya sendiri. korupsi? pasti Indonesia. tak disiplin–aku juga sih😳 tapi bukan berarti aku gak bangga dengan negeriku *membela diri*–lagi” Indonesia…

    Saatnya kita turn a round dan membuat perubahan! peru8bahan gak bakal terjad kalo gak kita sendiri yang mulai–niru iklan sih ini😆

  18. economatic Says:

    Ingat Indonesia pernah 3X bikin takut dunia Internasional.
    1. Letusan Dahsyat Gunung Tambora yang bikin temperatur bumi jadi turun 1 derajat celcius,
    2. Letusan Mengerikan Gunung Krakatau yang gelombang suaranya sempat mengelilingi dunia beberapa kali,
    3. Gempa Tsunami yang memporak-porandakan Negara2 di sekitar samudera Hindia
    Jadi, hati-hati dengan Indonesia, kalau rakyatnya nggak bisa melawan maka alamnya sendiri yang turun tangan.

  19. Siddiq Basid Says:

    Great……
    Semangat………………

  20. Benny Says:

    waw.. artikel sgt inspiratif..
    ayo bangsaku tetap semangat dan bangkit dari keterpurukan yang berkepanjangan.!

    salam kenal..

  21. to54 Says:

    too good to be true
    if only
    u
    write.
    prove and do
    it that can be true!!!

  22. OB Tempo Says:

    Benar!!! Hidup Indonesia!!!

  23. masDan Says:

    Saya Juga Dapet itu Di Milis Saya ..

  24. ciput mardianto Says:

    aku cinta Indonesia, dahulu, sekarang ataupun nanti, selama darah mengalir, jantung berdetak, nafas masih berhembus, jiwaku untuk Indonesia

    * moga – moga kata – katanya nggak berlebihan*

  25. guntur45 Says:

    Semoga jiwa kita yang seperti ini tetap tertanam pada diri kita nantinya pada saat kita sudah berada pada posisi yg “nyaman”

  26. Mr. BIG Says:

    @reatheryan
    kayanya itu buka nyontek dari iklan, tapi diambil dari Alquran deh.
    Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sebelum sebelum mereka berusaha merubah nasib-nya sendiri.

    CMIIW…..😛

  27. -G- Says:

    (^^,) Indonesia terlalu kaya, ibaratnya anak-anak milioner yg bukannya kemudian memenej dengan baik perusahaan2 dan harta peninggalan bapak’e yg berlimpah2 tetapi malahan morotin en rebutan harta, masing2 mau paling bnyk sendiri, yeee… pailit lah yauw..

  28. JelajahiDuniaEly Says:

    ayoooo !

    apa kabar nih ? aku pindah alamat blog, nggak di elyswelt .lagi, kalau ada waktu singgah ya, thanks🙂

  29. ecchan Says:

    yes!!
    long live Indonesia!!

  30. mahma mahendra Says:

    @masciput:
    gak berlebihan kok… .

    @guntur45:
    amiinnn… .

    @-G-:
    bener, berarti sekarang saatnya berubah

    @jelajahiduniaely:
    sudah saya kunjungi rumah barunya mbak… .

    @ecchan:
    long live indonesia!!!!

  31. Gu Says:

    Wah postingannya wajib di baca ma bpak presiden RI, top dech

  32. bwocah Says:

    asslamaualaikum wr,wm..
    sebelum koment, kenalan dulu ms..sy endy prahyuono angktan 2007

    spakat ms spakat sama posting ms…tapi msalahnya…blm bnyak putra putri Indonesia yg sadar..termasuk sy sendiri…

    bgaimana cara membuat ank2 Indonesia sadar dan cinta pada negerinya..bagaimana membuat ank2 Indonesia lbh hobi mendengarkan “gugur bunga” daripada “puspa” dan bagaimna membuat ank2 Indonesia lbh suka melihat “Kick Andy” daripada “Termehek-mehek”?

    nah hal itu ms yg yg kerap kali menggagu pikiran sblum tdur..

    statusq mahasiswa tp blm bs apa-apa…blm bs memberikan suatu hal nyata..
    ko malah curhat..g papa ws..thankyu ms..

    wassalamualaikum wr,wb

    hidup Indonesia…!!

  33. Ando-kun Says:

    Nasionalisme sih nasionalisme.
    Jaman sekarang mana ada negara yang self service gak butuh hubungan dgn negara lain.
    Semuanya pasti ada hubungan timbal balik. Nggak mungkin Indonesia “tidak butuh” dunia internasional seperti juga sebaliknya.
    Isi postingan sih lumayan bagus buat membangkitkan semangat, cuma judulnya itu yang rada gimana gitu.

  34. mahma mahendra Says:

    @Gu:
    semoga pak pres sempet baca. hehehe… .

    @bwocah:
    wah kok curhat. hehehe… gpp sah2 saja disini. intinya seperti kata aa gym mulai dari yang kecil, mulai dari diri sendiri, mulai sekarang.

    @Ando-kun:
    kuba bisa bertahan dari serangan embargo amerika selama puluhan tahun, sampe sekarang masi ada aja tuh kuba. gimana dengan itu?

  35. Ando-kun Says:

    @mahma mahendra
    Yup embargo ekonomi dari USA doank. Gimana dgn negara lain? Pemasukan devisa terbesar kuba dari pariwisata yang wisatawannya paling banyak berasal dari negara “barat” kanada, jerman, inggris, dll. Masa kuba nggak butuh wisatawan manca negara dan hanya mengandalkan wisatawan domestik doang? Toh para wisatawan kalau nggak dibutuhkan kuba buat pemasukan devisa, masih bisa melancong ke thailand, bali, atau tujuan wisata lain.
    Belum lagi ekspor gula, tembakau, dll.
    Seperti kata saya diatas, kuba juga termasuk. Nggak mungkin kuba “tidak butuh” dunia internasional seperti juga sebaliknya.

    Perekonomian dunia ini berputar karena adanya hubungan timbal balik.

  36. mahma mahendra Says:

    @Ando-kun:
    saya sudah menangkap arah perbedaan persepsi kita atas tulisan diatas. mungkin anda hanya membaca judul diatas yang “memprovokatif” sehingga anda berpendapat demikian. tapi sebenarnya isi tulisan diatas adalah dimana kita ini terlalu kagum pada luar negeri dimana barang2 kita itu sebenernya kita bisa ngolah, atpi kok malah diolah luar negeri. dijual lagi ke negeri kita. dan pasti pemerintah menggunakan alasan klise dimana kita tidak mampu mengolah. klo tidak mampu mengolah, kenapa tidak belajar mengolah? lebih dari 60 tahun kita merdeka masak g blajar2?

    sementara itu dulu ide dari saya silakan dikomentari, dengan senang hati saya akan menanggapi. dan senang saya bisa mengenal anda

  37. Ando-kun Says:

    Mungkin anda fast read yah? Kalau benar begitu, mungkin postingan saya yang pertama nggak dibaca semua sampai habis, udah keburu panas:mrgreen: . Disitu tertulis:

    Isi postingan sih lumayan bagus buat membangkitkan semangat, cuma judulnya itu yang rada gimana gitu.

    dari situ udah ketauan koq komentar saya. Isinya lumayan bagus, judulnya yg nggak tepat. Yang namanya isi tulisan dan judul khan bagaikan tubuh dan kepala. kepalanya salah urat, seluruh tubuh sakit.

    Saya baca koq isi tulisan anda dan punya pendapat yg sama secara garis besar, malah cerita ttg Mr. Singapore udah saya baca lwt mailing-list 3 tahun yg lalu.

    keep posting masbro!

    *Lagi nyari filmnya Slank buatan Garin. Walau bukan slanker, saya termasuk Gariner😀 *

  38. mahma mahendra Says:

    @Ando-kun:
    hahaha…. iya, ada yang ketinggalan. maap, ada salah paham disini. namanya juga judul, harus bisa merangsang pembaca untuk tertarik ke isinya. hehehe… .

    oke bung Ando, thx buat kritikannya.

    *TONTON AJA PILEM GEN-BI, KAN YANG BUAT GARIN TUH. PILEM TENTANG INDONESIA YANG NYENI BANGET. HEHEHE… .

  39. dwie Says:

    lam kenal ya mas…
    buat INDONESIA…
    BANGKIT!!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: